|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Wednesday, 28 March 2007 |
|
Seorang pengemudi melewati sebuah peternakan dengan kecepatan tinggi dan menabrak seekor ayam jantan, dengan perasaan bersalah dia mencari pemilik ayam tersebut, "Maaf, saya ingin menggantikan ayam jantan Bapak!". "Oh silahkan, ayam betinanya ada dibelakang rumah !!". |
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Wednesday, 28 March 2007 |
|
Seorang napi mengetahui bahwa setiap surat yang dikirim untuknya dan yang ia kirim ke luar pasti dibaca oleh sipir penjara. Suatu hari ia menerima surat dari istrinya, "Sayang, kapan saatnya menanam kentang di kebun kita ?". Segera dikirimnya surat jawaban, "Jangan sekali-kali menggali kebun kita karena di situ aku menyimpan senjata-senjata api". Tak lama kemudian sang istri mengirim surat kembali, "Sayang, beberapa polisi datang kemari dan menggali setiap sudut kebun kita mencari senjata". Jawab si Napi lewat suratnya, "Sekarang saat yang tepat untuk menanam kentang di kebun kita". |
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Wednesday, 28 March 2007 |
|
Pak Sastro berusia 86 tahun berkeinginan untuk panjang umur, untuk itu ia mendatangi si Poltak yang baru buka praktek. Pak Sastro : Nak Poltak, saya ingin panjang umur. Tolong dong kasih saya resep, kan nak Poltak baru, lulus pasti punya resep yang manjur. Dokter Poltak : Eh... (sambil kebingungan) Bapak senang ke disko tidak ?. Pak Sastro : Ya ampun... kan saya sudah tua, ya jelas tidak suka. Dokter Poltak : Bapak senang lihat cewek cakep ?. Pak Sastro : Wah ini lagi... sudah tidak selera. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Wednesday, 28 March 2007 |
|
Seorang pria, terdakwa kasus pemerkosaan, langsung shock begitu mendengar vonis hakim yang mengadilinya. ".....melihat bukti-bukti yang kuat, serta keterangan para saksi begitu meyakinkan, dengan ini majelis hakim memutuskan : Terdakwa terbukti bersalah dan diganjar hukuman 3 bulan penjara. Selanjutnya barang bukti yang digunakan pelaku kejahatan disita negara untuk segera dimusnahkan". |
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Monday, 12 February 2007 |
|
Dalam kesaksian seorang mantan Panglima Perang Saddam Husein di pengadilan dia mengungkap salah satu misi rahasianya. Ceritanya, Saddam ingin nakut-nakutin seluruh dunia. Caranya ?, Dia panggil panglimanya, dan memerintahkan supaya seluruh pesawat yang ada di lapangan terbang Bahdad dipasangin bom waktu. Panglima : "Seluruhnya pak Saddam ?". Saddam : "Eh, jangan. Ente nggak boleh masang bom waktu di pesawat Irak sendiri, dan juga jangan pasang di Garuda. Yang rugi kita juga". Panglima : "Lah, kalau yang pertama Ok dah, tapi apa ruginya masang di Garuda ?. Apa kita takut sama mereka ?". Saddam : "Bukan, soalnya Garuda biasanya telat. Entar meledaknya di sini juga...". |
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 21 |