|
Sandal Jepit Yang Terhormat |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 05 September 2008 |
|
Di sebuah toko sepatu di kawasan perbelanjaan termewah di sebuah kota, tampak di etalase sebuah sepatu dengan anggun diterangi oleh lampu yang indah. Dari tadi dia nampak jumawa dengan posisinya, sesekali dia menoleh ke kiri dan ke kanan untuk memamerkan kemolekan desainnya, haknya yang tinggi dengan warna coklat tua semakin menambah kemolekan yang dimilikinya. Pada saat jam istirahat, seorang pramuniaga yang akan makan siang meletakkan sepasang sandal jepit tidak jauh dari letak sang sepatu. "Hai sandal jepit, sial sekali nasib kamu, diciptakan sekali saja dalam bentuk buruk dan tidak menarik", sergah sang sepatu dengan nada congkak. Sandal jepit hanya terdiam dan melemparkan sebuah senyum persahabatan. |
|
Last Updated ( Friday, 05 September 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Matematika Bumi VS Matematika Langit |
|
|
|
|
Written by Agus Syafii
|
|
Saturday, 15 December 2007 |
|
Kerja keras belum tentu produktif, lihat tukang becak, sungguh ia sudah kerja keras mengayuh becaknya hingga ngos-ngosan keringatan, tetapi hasilnya ternyata tidak memadai. Kerja cerdas lebih produktif, tidak terlalu keringatan tetapi hasilnya bisa jauh lebih banyak. Tetapi banyak juga orang yang sudah kerja cerdas, sudah menghasilkan begitu banyak, segala yang dibutuhkan sudah tersedia, ternyata hidupnya tidak tenang, gelisah dan ujung-ujungnya lari ke narkoba atau mendekam di penjara. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Budhi S.
|
|
Saturday, 15 December 2007 |
|
Hidup ini adalah sebuah pembelajaran. Dan satu hal yang sering kita lupa adalah... memaafkan. Para Sahabat semua, saya menulis disini bukan sebagai seorang yang sempurna. Saya mempunyai sisi lemah dalam hidup ini. Saya juga punya pengalaman pahit di hari-hari yang lalu. Pengalaman yang mungkin lebih menyakitkan daripada yang mungkin sedang Anda alami saat ini. Namun melalui tulisan ini izinkan saya sedikit share dan berbagi cerita, dan juga pengalaman tentang sepatah kata yang bernama.... maaf. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Budhi S.
|
|
Saturday, 15 December 2007 |
|
Kebahagian manusia ada bila ia bisa membuka mata hatinya, dan menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti dan menyadari betapa ia dicintai. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus. Kebahagian manusia tidak dapat hadir karena tidak mau membuka hati, dan berusaha meraih apa yang tidak dapat diraih, terlalu memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri apa yang ia miliki. |
|
Last Updated ( Saturday, 15 December 2007 )
|
|
Read more...
|
|
|
Bersyukurlah dan Berbahagialah |
|
|
|
|
Written by Budhi S.
|
|
Monday, 12 November 2007 |
|
Suatu ketika di ruang kelas sekolah menengah, terlihat suatu percakapan yang menarik. Seorang Pak Guru, dengan buku di tangan, tampak menanyakan sesuatu kepada murid-muridnya di depan kelas. Sementara itu, dari mulutnya keluar sebuah pertanyaan. "Anak-anak, kita sudah hampir memasuki saat-saat terakhir bersekolah di sini. Setelah 3 tahun, pencapaian terbesar apa yang membuat kalian bahagia ?. Adakah hal-hal besar yang kalian peroleh selama ini ?". |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 42 |